VISI PRODI TIN : Menjadi Program Studi Teknik Industri yang unggul dalam penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat dengan berbasis ipteks, dan berjiwa kewirausahaan di tingkat Jawa Tengah pada tahun 2024.

Profil Lulusan dan Peluang Kerja

Teknik Industri mencetak lulusan yang mampu merancang, memasang, dan memperbaiki suatu sistem yang mengintegrasikan manusia, material/bahan baku, alat, dan energi untuk meningkatkan efisiensi.

Tidak seperti kajian bidang keilmuan teknik yang lain, teknik industri mencakup bidang keilmuan teknik yang luas. Jika Teknik Mesin hanya membahas tentang mesin, Teknik Kimia membahas tentang proses kimia teknik, teknik arsitektur membahas bentuk bangunan, Teknik Industri memikirkan seluruh proses yang terkait dengan ilmu teknik untuk mencari cara yang lebih efektif dan efisien. Teknik Industri memberikan bekal ilmu yang luas sehingga bidang pekerjaan yang dapat diperoleh juga lebih banyak.

Seiring perkembangan keilmuan teknik industri, lulusan teknik indutri tidak hanya dibutuhkan dalam indutri manufaktur tetapi juga meluas pada industri jasa dan birokrasi.

 

Peluang Kerja

  1. Konsultan

Saat ini telah berkembang beberapa kantor konsultan industri sehingga seorang sarjana teknik industri dapat bekerja sebagai staff konsultan industri dengan fungsi utama:

  • Mengembangkan dan mengoptimalkan potensi-potensi yang ada dalam suatu perusahaan atau industri.
  • Memberikan saran, menerapkan pengalaman-pengalamannya dalam suatu perusahaan.
  • Menganalisa permasalahan yang ada dalam suatu perusahaan.
  • Sebagai katalisator, dengan mengembangkan sistem manajerial.
  • Mengadakan pelatihan dan pembelajaran.
  • Menginovasikan, memadukan, dan menerjemahkan teknologi, program, dan pemecahan masalah.

 

  1. Supervisor

Bidang ini mengawasi jalannya sistem produksi di sebuah perusahaan manufaktur, mulai dari bagian pembelian bahan baku sampai penyimpanan produk jadi. Tugas seorang Supervisor tergantung dari department yang menjadi tanggung jawabnya. Supervisor membutuhkan pengetahuan tentang perencanaan produksi, teknik pengambilan keputusan, manajemen kualitas, ergonomi kerja, statistik, dan sistem informasi.

  1. Manajer

Seorang sarjana teknik industri yang telah berpengalaman dalam praktek maupun teori, sangat berpeluang menjadi seorang menejer di sebuah perusahaan. Hal ini disebabkan pengetahuan yang diterima tidak spesifik pada bagian tertentu saja, tetapi luas sehingga lulusan teknik industri diharapkan mampu melihat masalah secara lebih luas.

 

  1. PPIC (Production Planning and Inventory Control)

Bidang pekerjaan ini sangat membutuhkan seorang lulusan teknik industri karena berkaitan dengan untung rugi perusahaan. Fungsi utama bagian PPIC antara lain :

  • Merencanakan jumlah atau target produksi per bulan maupun per hari
  • Menentukan Stok bahan baku
  • Menentukan jumlah kebutuhan bahan baku

 

  1. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)

Saat ini, industri besar diharuskan menerapkan K3. Oleh karena itu, pada umumnya terdapat satu departemen tersendiri dalam industri tersebut yang menangani masalah K3. Bidang pekerjaan ini membutuhkan keahlian lulusan Teknik Industri yang berkaitan dengan perancangan alat maupun kondisi tempat kerja yang aman dan nyaman bagi pekerja. Ilmu yang berkaitan dengan bidang pekerjaan ini antara lain ilmu K3 dan ergonomi.

 

  1. Logistik

Bidang pekerjaan ini membutuhkan konsep manajemen persediaan yang baik agar proses produksi tidak terhambat. Lulusan teknik industri juga dibutuhkan dalam bidang pekerjaan ini untuk memastikan bahwa bahan baku atau spare part untuk perawatan mesin tersedia saat dibutuhkan.

 

 

 

PPIC (Production Planning and Inventory Control)

Bidang pekerjaan ini sangat membutuhkan seorang lulusan teknik industri karena berkaitan dengan untung rugi perusahaan. Fungsi utama bagian PPIC antara lain :

Merencanakan jumlah atau target produksi per bulan maupun per hari Menentukan Stok bahan baku Menentukan jumlah kebutuhan bahan baku

 

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)

Saat ini, industri besar diharuskan menerapkan K3. Oleh karena itu, pada umumnya terdapat satu departemen tersendiri dalam industri tersebut yang menangani masalah K3. Bidang pekerjaan ini membutuhkan keahlian lulusan Teknik Industri yang berkaitan dengan perancangan alat maupun kondisi tempat kerja yang aman dan nyaman bagi pekerja. Ilmu yang berkaitan dengan bidang pekerjaan ini antara lain ilmu K3 dan ergonomi.

 

Logistik

Bidang pekerjaan ini membutuhkan konsep manajemen persediaan yang baik agar proses produksi tidak terhambat. Lulusan teknik industri juga dibutuhkan dalam bidang pekerjaan ini untuk memastikan bahwa bahan baku atau spare part untuk perawatan mesin tersedia saat dibutuhkan.